Amazing Tales
Part 1
"Diari Pengabul"
"Teeet... Teeet..." Bel tanda pulang sekolah telah mengeluarkan suaranya. Aku, seperti biasanya menjalani hari-hari sial dan membosankan. Mungkin unlückstag* ku ini akan terjadi terus menerus selama aku bersekolah di SD ini. Huuh!...
"Bruk!" Aku melemparkan tas ransel yang setia menemani ku setiap itu saat ke kursi, tanpa basa basi aku langsung merebahkan tubuh di atas tempat tidur ku sambil meratapi nasib ku yang seperti kutukan. Ditinggal sahabat, nilai menurun, tabungan menipis, apalah, inilah, semuanya!
"Andai saja... Aku menemukan sesuatu yang bisa merubah hidup ku, seperti dulu, pasti menyenangkan." Angan-angan ku mulai melayang.
"Delinda! Delinda! Ganti baju sana! Terus makan siang!" Suara nenekku memecah keheningan.
"Ya!" Jawabku singkat, padat, dan jelas.
Aku sudah ganti baju, sudah kenyang dengan nasi hangat dan tahu crispy, kin, saatnya aku bermimpi indah di siang bolong gini. Maklum, sekolah ku pulang jam 01.30, sebagai kelas paling tinggi, belajar memang diutamakan.
~To Be Continued~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar